Senin, 10 Desember 2012

RUH - Judgement Day

0 komentar
Catch ur time! Ur day is over!!
all of ur story are bullets!
u don't have more strength
I hope u're not sweating when u face me!
I've seen ur born and contrary now i see ur death!
I'm the murderer for all humans, day by day, ur sins build a mountain, and its my pleasure.
I'm the sufferer of ur sins, the sins which buried in ur self, ur soul and ur fucking mind!
Ur grave is waiting for u mother fucker!
When sun comes up, its the time!
I hope tonight, u have ur last sweet dreams
Finally i fill ur fuckin sMile, welcome to hell motherfucker
I hope u glad ur happiness here with me! 4x
I'll make ur judgement day here,
Ur power is meaningless here, its over, and nothing u can do except suffer and suffer.
Its horrible, its fucking horrible, close ur eyes, i'll begin the game motherfucker!!

CLICK HERE TO DOWNLOAD


Posting Komentar

RUH - The Phoenix and The Cerberus

0 komentar
Thunder's light and lightning attack
grumbled the sky tonight
i saw and feed the black dog in my dream
I saw them dying,
they're three headed with chain in their fuckin neck
rancid smell, swallowed,
eyes covered in blood

dark bloodstains on their fucking face
the sky turns such as gold asphalt
my eyes closed for now,
is the only way to solve this
I can't see anything
I never knew what happened
until I lost my fucking mind
bird and dog
the phoenix and the cerberus
torturer of the soul, spread disease, chaos, collapse,
fear for the whole world
crush the skulls as a vision for the liar,
the destruction of death
devouring the gorgeous slut
rape and bury them underground
repent, lecherous human
or cruel begin in your world
they are the inhabitants of the underworld
a symbol of immortality,
symbol of the cycle of life after death,
and the symbol of the resurrection of the death body.
they swallow everything if the time has come.

CLICK HERE TO DOWNLOAD 


Posting Komentar

Jumat, 02 November 2012

RUH HARGA MATI, BURIAL SYMPHONY TAK PERNAH MATI

2 komentar

“RUH HARGA MATI, BURIAL SYMPHONY TAK PERNAH MATI”
Makassar Melodic Death Metal


Awalnya dibentuk pada 4 juli 2010 yang terbentuk karena adanya suatu komunitas bernama KCMN. kemudian Akra (ex-vocal) dan Ammack (ex-drum) berminat untuk membuat band dengan genre death metal dan mengajak Rhevo (guitar), Adit (guitar) dan Alan (ex-bass) dan akhirnya mereka membentuk Burial Symphony. Burial symphony mengikuti beberapa event di makassar dan di luar makassar dengan dukungan para teman yang setia mendukung kinerja dari Burial Symphony
Burial Symphony ketika itu menghadapi berbagai masalah. Pada akhir 2010 Akra keluar dari band dengan alasan yang tidak jelas. Ammack yang pada saat itu berprofesi sebagai drummer akhirnya menggantikan Akra sebagai vocalist dan menggunakan loop sebagai drum. Pada saat pertengahan tahun, Alan keluar dari band karena ia memiliki sedikit masalah sehingga pada saat itu Burial Symphony tidak memiliki pengganti Alan sebagai bassist.
Beberapa bulan kemudian Ammack bertemu dengan Ponco (drum) dan berbincang-bincang seputar musik dan Burial Symphony itu sendiri. Ponco yang pada saat itu masih ragu dengan ajakan kerjasama sebagai drummer di Burial Symphony, akhirnya tertarik setelah bermain dengan satu konsep aliran yang sama yaitu Death Metal dengan influence The Black Dahlia Murder, Suffocation, Impending Doom, JFAC, LOG, dll.
Setelah masuknya Ponco sebagai drummer di Burial Symphony, akhirnya mereka merilis single pertama walaupun itu bukanlah lagu pertama mereka. Karena formasi member di Burial Symphony pada saat itu tidak memiliki bassist, akhirnya Mereka sepakat merekrut Albhin (bass) sebagai bassist untuk melengkapi formasi Burial Symphony.
Tapi tak lama albhin melengkapi Burial Symphony, dan akhirnya dia memutuskan mengundurkan diri dari band dan digantikan oleh Adit (guitar2) di posisi bass. Cukup lama Burial Symphony bertahan dengan posisi ini dan mengeluarkan 3 lagu, di antaranya, Judgement Day, Eternal Hell, dan The Phoenix and The Cerberus. 
Pada awal agustus 2012, Ponco (drum) memutuskan mengundurkan diri dengan alasan band mengganggu urusan akademiknya. Keluarnya ponco sempat membuat Burial Symphony vakum cukup lama. Tapi itu tidak menghentikan Burial Symphony untuk terus berkarya, dan akhirnya tercipta lagi 2 lagu yang berjudul "Busuk" dan "Sampain Jumpa Di Neraka" yang keduanya berbahasa Indonesia.
Tidak lama setelah proses arrangement kedua lagu tersebut, Burial Symphony akhirnya menemukan drummer baru pengganti Ponco (ex-drummer) yaitu Gilang, dan dengan terbentuknya kembali Burial Symphony dengan member baru, Burial Symphony memutuskan mengganti nama band, setelah dirundingkan cukup lama, akhirnya nama "RUH" dipilih sebagai pengganti nama "Burial Symphony".
Makna dari "RUH" sendiri menurut kami adalah kehidupan abadi setelah hidup sementara di dunia yang terkesan menjajikan keabadian ini. RUH harga mati !!.


2 comments

Posting Komentar